Skip to main content

Posts

Showing posts from June, 2015

SUMANTRI VS MAD DOG

SUKRASANA PADA SUMANTRI:
SUMANTRI, KAKAKKU YANG TAMPAN APA YANG SEDANG MATI-MATIAN KAU BURU BEGITU TERGESANYA, SAMPAI CINTA LUPUT KAU BAWA BISA KULIHAT BETAPA GIGIHNYA KAU PERJUANGKAN SEMUA MIMPI HINGGA HABIS RASA KEJAYAAN TAK KURANG TAK LEBIH ADALAH BENIH KADANG KALA DIA TUMBUH MENJADI KESOMBONGAN YANG MENJULANG
        -Lakon Sumantri Sukrasana oleh wayang urban Nanang Hape-




Panggung dipenuhi berbagai perlengkapan layaknya menonton wayang kulit. Namun kehadiran alat musik modern, disamping peralatan musik tradisional, membangkitkan rasa penasaran. Satu persatu pemain musik tradisional muncul dan menempati posisinya masing-masing. Sang Dalang Nanang Hape, terlebih dahulu memperkenalkan filosofi dibalik Gunungan atau kayon. Kisah belum dimulai, namun saya sudah tercengang. Seperti yang tergambar pada Gunungan, manusia semasa hidup diberikan pilihan, namun pilihan itu kembali ke satu pucuk, yaitu jantung. Suatu saat jantung akan berhenti berdetak, dan ketika itu terjadi apakah pilihan …