Skip to main content

Posts

Showing posts from February, 2018

Keunikan Rasa Kota Tua bagian1

Kota Tua Jakarta memang selalu istimewa buat saya, sudah berkali-kali kesana namun tak pernah bosan rasanya. Belum lagi kalau sedang ada kawan atau relasi yang datang dari luar negeri pasti selalu saya ajak atau sarankan untuk kesini. Tidak cuma bangunannya saja, namun saya beberapa kali memlih “me time” di daerah sini. “Me Time” buat saya ngga jauh-jauh dari urusan makanan dan ternyata ga Cuma Kafe Batavia yang seru buat didatangin. Ini ada beberapa tempat diantaranya. Buat kalian yang anak kereta kayak saya, tempat-tempat ini bisa didatangi cukup berjalan kaki dari stasiun Jakarta Kota/Beos. 1.           1. Semasa di Kota Tua Café Semasa terletak di Gedung Olveh. Kalau dari Stasiun Jakarta Kota sebenarnya begitu keluar Stasiun kita sudah bisa melihat gedung ini diseberangnya. Hanya saja kita harus berjalan memutar  sedikit untuk sampai ke gedung ini karena tidak bisa langsung menyeberang. Awalnya gedung Olveh ini adalah kantor asuransi pada jaman Hindia Belanda, namun setelah bubar …

Ruang Impian 1

Sampai sekarang saya masih suka nerima pekerjaan yang berkaitan dengan tulis menulis dan ketik mengetik. Untungnya lagi dari kerjaan ini, adalah saya bisa ngerjain dari rumah tinggal dikirim lewat email. Kayaknya enak ya kerja dari rumah, santai, kirim, beres. Sebenarnya jujur aja, lingkungan di rumah kurang kondusif buat kerja, karena kalau di kamar udah bersih dari kursi-kursian mengingat si bocah seneng banget manjat-manjat yang bikin emaknya jantungan ngeliatnya. Karena ada meja tapi ngga ada kursi, kebanyakan saya ngerjain di tempat tidur, yang jelas tidak efektif karena seringkali malah keenakan terus ketiduran.
Akhirnya tempat kedua saya biasa ngerjain kerjaan adalah ruang makan. Oke-oke aja sebenernya tapi kalau udah waktunya makan dan makanan udah digelar, itu laptop dan kertas-kertas berserakan udah harus disingkirkan, seringnya juga saya ga tahan godaan dan ikutan makan.
Kadang banget saya keluar nyari café atau resto yang sepi, kopi enak dan wi-fi kenceng pastinya. Tapi …

Berjalan Mengenal Chinatown-nya Jakarta

Beberapa tahun silam saya pernah mendengar mengenai Jakarta Walking Tour saat itu saya berniat “wah harus nyoba nih” tapi rencana tinggal rencana. Hingga beberapa waktu lalu saya iseng datang ke salah satu cara temu blogger, dimana mendatangkan pembicara yang merupakan founder dari Jakarta Good Guide yaitu Farid Mardhiyanto. Disana saya terpukau dengan pemaparan beliau mengenai sudut-sudut kota Jakarta, dan dari situ saya berniat, pokoknya saya harus nyoba walking tour ini. Seolah semesta menjawab, di hari yang sama saya melihat postingan mereka mengenai paket Chinesse New Year Walking Tour. Tanpa pikir panjang langsung aja daftar. Sebenarnya China town tour ada 3x seminggu, namun bedanya kali ini adalah di meeting pointnya kalau biasanya di Candranaya, yang ini dimulai dan berakhir di “Semasa di Kota tua Café” yang terletak di Gedung Olveh. Hujan yang sudah turun terus menerus selama seminggu membuat saya sedikit khawatir, akhirnya saya membawa baju ganti, payung dan jas hujan pokok…

Semangat Dongeng Itu Masih Hidup

Papah adalah salah satu alasan kenapa saya suka banget dengan cerita dongeng. Karena masih kecil, kala beliau libur, pasti dia akan mendongeng sembari menidurkan kami. Lupa sih ceritanya apa, tapi tokohnya pasti ada sakadang kuya, sakadang kancil, sakadang monyet dll, saking sukanya ceritanya diulang-ulang terus. Bahkan seringkali Papah yang bosan cerita, karena tahu anak-anaknya pasti sudah hafal dan suka mengkoreksi, bahkan sering juga Papahnya yang ketiduran sebelum anak-anaknya. Papah dan mamah juga selalu beliin buku cerita dan akhirnya saya dan teteh jadi penggila buku.
Waktu kuliah ternyata saya baru menyadari tidak semua orang tahu tentang dongeng nusantara. Awalnya lagi nyari ide buat skripsi terus tiba-tiba menyadari kok banyak cerita dari berbagai belahan dunia yang mirip satu sama lain. Pas saya tanya temen-temen soal cerita Indonesia, saya makin kaget lagi ternyata mereka malah ngga tahu cerita yang  saya maksud, saat itu saya menyebutkan timun suri, ande-ande lumut, ciu…